- Pendahuluan
Kesehatan dan gizi pada anak usia sekolah merupakan isu yang sangat penting saat ini. Anak usia sekolah dasar berisiko mengalami masalah gizi yang berhubungan dengan pola makan dan tumbuh kembang. Status gizi yang baik akan mempengaruhi proses pertumbuhan dan perkembangan anak salah satunya dapat meningkatkan kemampuan intelektual yang berpengaruh terhadap daya kosentrasi dan kecerdasaan anak, sehingga fase anak usia sekolah merupakan fase dimana anak sangat membutuhkan asupan makanan yang bergizi untuk menunjang masa pertumbuhan dan perkembangan.
Peran tenaga kesehatan, sekolah, guru dan orang tua sangat penting dalam menyiapkan lingkungan yang dapat mempengaruhi perilaku pemenuhan gizi seimbang bagi anak usia sekolah.
Gizi seimbang merupakan susunan makanan sehari-hari yang mengandung zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh, dengan memperhatikan prinsip bukan terfokus pada besarnya jumlah yang dikonsumsi namun lebih pada nilai nutrisi yang di konsumsi kenekaragaman atau variasi yang terbebas dari bahan pengawet, pewarna, dan pemanis buatan, serta di pertimbangkan pula aktivitas fisik, kebersihan dan berat badan ideal.
Kandungan makanan dengan gizi yang seimbang menjamin terpenuhinya kebutuhan tubuh beserta aktivitasnya. Anak usia sekolah mengalami pertumbuhan fisik, kecerdasan, mental dan emosional yang sangat cepat. Makanan yang mengandung unsur zat gizi sangat diperlukan untuk proses tumbuh kembang. Sedangkan jika anak yang menderita kurang gizi tidak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal sehingga dapat menurunkan kecerdasan anak. Sedangkan pada anak yang menderita gizi lebih dapat menyebabkan penyakit degenerative seperti diabetes mellitusm, jantung coroner, hipertensi, osteoporosis dan kanker.
Edukasi gizi merupakan pendekatan edukatif untuk menghasilkan perilaku individu/masyarakat yang diperlukan dalam peningkatan atau dalam mempertahankan gizi tetap baik (Notoatmodjo, 2014). Edukasi merupakan proses belajar dari tidak tahu tentang nilai kesehatan menjadi tahu (Suliha, 2002).
Pendidikan gizi penting untuk anak usia dini karena gizi meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan, kesehatan serta kesejahteraan anak-anak di masa yang akan datang. Tingkat usia dini adalah masa yang mudah untuk menerapkan gizi yang baik.
Dengan mengkonsumsi makanan yang cukup gizi secara teratur, anak akan tumbuh sehat sehingga mampu mencapai prestasi belajar yang tinggi dan kebugaran untuk mengikuti semua aktivitas sehingga menjadi sumberdaya manusia yang berkualitas.
Sejauh ini, siswa siswi di sekolah dasar wilayah Kota Kotamobagu sebagian belum pernah mendapatkan edukasi terkait gizi seimbang untuk anak usia sekolah. Sehingga diharapkan melalui edukasi gizi seimbang ini anak usia sekolah dasar mampu memahami bagaimana gizi seimbang. Oleh karena itu, tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pemahaman kepada pihak sekolah dan siswa siswi tentang pentingnya kebutuhan gizi seimbang pada anak usia sekolah.
- Tujuan
Kegiatan edukasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada pihak sekolah terkait pentingnya kebutuhan gizi seimbang pada anak usia sekolah dan memberikan pengetahuan kepada anak usia sekolah mengenai gizi seeimbang.
-
Metode
- Edukasi tatap muka
- Edukasi melalui media elektornik
- Tanya jawab
- Peserta
Peserta adalah guru dan anak sekolah
- Narasumber dan Fasilitator
Staf Dinas Kesehatan Kota Kotamobagu
-
Materi
- Isi Piringku Model Hidup Sehat (Gizi Seimbang)
- Pedoman Gizi Seimbang
- Animasi Pembiasaan Makan Makanan Sehat dan Bergizi
- Melaksanakan Senam Isi Piringku
- Tempat dan Waktu :
Tempat dan Waktu kegiatan Edukasi :
- SDN 1 Molinow, hari Selasa 26 Oktober 2021
- SDN 2 Molinow, hari Selasa 26 Oktober 2021
- SDN 1 Mongkonai, hari Rabu 27 Oktober 2021
- SDN 3 Mongkonai, hari Rabu 27 Oktober 2021
- SDN 1 Tabang, hari Kamis 28 Oktober 2021
- SDN 2 Tabang, hari Kamis 28 Oktober 2021
- SDN 1 Moyag, hari Senin 1 November 2021
- SDN 3 Moyag, hari Senin 1 November 2021
- SD Kristen 1 Tumobui, hari Selasa 2 November 2021
- SDN 1 Kobo Kecil, hari Rabu 3 November 2021
- SDN 2 Kobo Kecil, hari Rabu 3 November 2021
- MI Alkhairat Mogolaing, hari Kamis 4 November 2021
- SDN 4 Bilalang, hari Kamis 4 November 2021
- SDN 1 Upai, hari Rabu 10 November 2021
- SDN 2 Pontodon, hari Rabu 10 November 2021
- SDN Genggulang, hari Kamis 11 November 2021
- SDN 2 Biga, hari Kamis 11 November 2021
- Sasaran Terakhir
Guru dan siswa siswa dapat mengetahui, memahami dapat dapat melaksanakan penyajian dan mengkonsumsi makanan sehat, dapat mengubah perilaku ke arah yang lebih baik sesuai dengan prinsip ilmu gizi.
- Biaya Kegiatan
Biaya penyelenggaraan bersumber dari dana APBD (DAK Non Fisik) pada Kegiatan BOK (Bantuan Operasional Kesehatan) Dinas Kesehatan Kota Kotamobagu Tahun 2021