Pendampingan Pemberdayaan Masyarakat dalam Peningkatan kualitas kader kesehatan untuk Pencegahan dan Pengendalian penyakit.
kegiatan dilaksanakan dengan metode :
-Face to face
- Tanya Jawab
- Diskusi
- Penyuluhan
Tujuan : Desa/Kelurahan Wilayah Kota Kotamobagu
Lamanya : tanggal 13 April - 10 Juni 2022
Materi yang disampaikan yaitu :
- Demam Berdarah Dengue
- Penyebab DBD
Demam Berdarah Dengue disebabkan oleh salah satu dari empat jenis virus dengue, yaitu virus Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus, ditularkan melalui gigitan nyamuk.
- Gejala DBD :
- Demam tinggi hingga 40 derajat celsius
- Sakit kepala
- Nyeri otot, tulang atau sendi
- Mual dan muntah
- Sakit di belakang mata
- Kelenjar bengkak
- Timbul ruam
- Hal-hal yang dilakukan ketika timbul gejala :
- Kompres dahi dengan air dingin dan minum obat penurun panas
- Perbanyak minum air mineral
- Apabila gejala semakin memburuk segera periksakan ke dokter
- Pencegahan DBD
- Menerapkan 3 M, yaitu menguras, menutup dan mendaur ulang
- Memasang kelambu pada temat tidur maupun jendela
- Hindari gigitan nyamuk
- PHBS
Indikator PHBS Rumah Tangga :
- Persalinan di tolong oleh tenaga kesehatan
- Memberi Bayi ASI Ekslusif
- Menimbang bayi dan balita setiap bulan
- Menggunakan air bersih
- Mencuci tangan dengan air bersih
- Menggunakan jamban sehat
- Memberantas jentik di rumah
- Makan sayur dan buah setiap hari
- Melakukan aktivitas fisik setiap hari
- Tidak merokok di dalam rumah
- Vaksinasi Covid-19 pada anak
- Anak perlu dilindungi dengan vaksinasi, sebab anak berpotensi dapat menularkan virus dari orang dewasa di sekitarnya.
- Ditujukan bagi anak usia 12 – 17 tahun
- Ketentuan vaksinasi :
- Menggunakan vaksina Sinovac
- 2 kali dosis vaksin (0,5 ml/dosis)
- Interval pemberian dosis berjarak minimal 28 hari
- Mekanisme : Skrining, pelaksanaan dan observasi, sama seperti vaksinasi usia > 18 tahun
- Walaupun telah di vaksinasi tetap melaksanakan protokol kesehatan
- Kesimpulan :
- Masih ada beberapa Kader Kesehatan yang belum paham tentang masalah kesehatan yang terkait Pencegahan Penyakit.
- Masih ada beberapa Kader Kesehatan yang belum di latih
- Masih perlunya peningkatan SDM bagi kader Kesehatan