Kurang Vitamin A (KVA) masih merupakan masalah yang tersebar di seluruh dunia terutama di Negara berkembang dan dapat terjadi pada semua umur terutama pada masa pertumbuhan.
Salah satu dampak Kurang Vitamin A adalah kelainan pada mata yang umumnya terjadi pada anaak usia 6 bulan s/d tahun yang menjadi penyebab utama kebutaan di Negara berkembang.
Kurang Vitamin A pada anak biasanya terjadi pada anak yang menderita Kurang Energi Protein (KEP) atau Gizi Buruk sebagai akibat asupan zat gizi sangat kurang, termasuk zat gizi mikro dalam hal Vitamin A.
Anak yang menderita Kurang Vitamin A mudah sekali terserang infeksi seperti infeksi saluran pernapasan akut, campak, cacar air, diare dan infeksi lain karena daya tahan anak menurun.
Namun masalah kekurangan Vitamin A dapat juga terjadi pada keluarga dengan penghasilan cukup.
Hal ini terjadi karena kurangnya pengetahuan orang tua terutama Ibu tentang gizi yang baik.
Gangguan penyerapan pada usus juga dapat menyebabkan kekurangan Vitamin A.
Untuk itu bawa anak Anda ke Posyandu atau fasilitas Kesehatan di Bulan Februari dan Agustus.
Vitamin A dibagikan secara GRATIS untuk anak Balita
Vitamin A merupakan suplementasi kapsul biru (dosis 100.000 IU) untuk bayi umur 6 – 11 bulan dan kapsul merah (dosis 200.000 IU) untuk anak umur 12 – 59 bulan.
Vitamin A dalam bentuk kapsul merah juga di berikan kepada Ibu Nifas (Menyusui baayi hingga usia 42 hari).
Hal ini dilakukan karena berdasarkan kajian berbagai Study ditemukan bahwa Vitamin A merupakan zat gizi yang sangat diperlukan bagi manusia, karena zat gizi ini sangat penting agar proses-proses fisilogis dalam tubuh berlangsung secara normal termasuk pertumbuhan sel, meningkatkan fungsi pengelihatan, meningkatkan imunologi.