Tenaga medis dan tenaga kesehatan merupakan kelompok yang paling berisiko terpapar virus Hepatitis B. Data Kementerian Kesehatan menunjukkan, prevalensi Hepatitis B pada Named dan Nakes di Indoensia saat ini sebesar 4,7%. sedangkan proporsi nakes yang memiliki antibodi anti-HB+ sebesar 36,7%.
Sebagai bentuk komitment pemerintah untuk melindungi tenaga medis dan tenaga kesehatan dari penularan hepatitis B, juga sebagai upaya percepatan eliminasi hepatitis B pada tahun 2030, pemberian imunisasi Hepatitis B untuk named dan nakes Tim pada tanggal 10 Juli 2024, Tim Dinas Kesehatan Kota Kotamobagu melaksanakan Skiring dan Vaksinasi Hepatitis B di RSUD Kota Kotamobagu