Gerakan Pengendalian Penyakit Prioritas (Kardiovaskuler, Kanker, Jantung, Stroke)

Diposting pada 06 Desember 2024 Dilihat 224 kali
Kembali

Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) adalah sebuah gerakan yang bertujuan untuk memasyarakatkan budaya hidup sehat serta meninggalkan kebiasaan dan perilaku masyarakat yang kurang sehat. Germas juga diikuti dengan memasyarakatkan perilaku hidup bersih sehat dan dukungan untuk program infrastruktur dengan basis masyarakat.

Penyakit Prioritas (Kardivaskuler, Kanker, Jantung, Stroke) merupakan penyebab utama kematian global, menjadikannya tantangan serius dalam dunia kesehatan. Penyakit Prioritas (Kardiovaskuler, Kanker, Jantung, Stroke) bisa disembuhkan dengan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pola hidup bersih dan sehat dan melakukan deteksi dini penyakit melalui fasilitas kesehatan yang ada. Untuk itu perlu terus dilakukan Gerakan Pencegahan Peyakit Prioritas.

Dinas Kesehatan Kota Kotamobagu, Jumat 5 Desember 2024 melaksanakan Gerakan Pengendalian Penyakit Prioritas. Kegiatan ini dilaksanakan bekerjasama dengan INJADI (Institut Kesehatan dan Tekhnologi Jainuddin) Kotamobagu dan dilaksanakan di halaman Kampus INJADI Kotamobagu.

Pelaksanaan Gerakan Pengendalian Penyakit Prioritas dimaksudkan untuk memberikan sosialisasi terkait bermacam penyakit terkait Kardiovaskuler, Kanker, Jantung, Stroke seperti tentang macamnya, faktor penyebabnya, cara mengeliminasi faktor risiko serta penanggulangan dan pengobatannya sehingga peserta tergerak untuk menindaklanjuti dengan melaksanakan deteksi dini, dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pola hidup sehat dan pemeriksaan rutin untuk mencegah penyakit, menggerakkan masyarakat untuk rutin melaksanakan pemeriksaan rutin di fasilitas kesehatan untuk mencegah risiko menigkatnya penderita penyakit Kardiovaskuler, Kanker, Jantung dan Stroke.

Dengan dilaksanakannya Gerakan Pengendalian Penyakit Prioritas diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk meningkatkan pola hidup sehat dan melaksanakan deteksi dini di fasilitas kesehatan.