Skrining di sekolah, atau yang dikenal sebagai Penjaringan Kesehatan Anak Sekolah (PKAS), adalah program pemeriksaan kesehatan yang bertujuan untuk mendeteksi dini masalah kesehatan pada siswa agar dapat segera ditangani.
Program ini biasanya dilakukan secara rutin dan melibatkan pemeriksaan fisik, pemeriksaan mata, telinga, gigi, mulut, serta pemeriksaan kebersihan.
Skrining di sekolah biasanya dilakukan secara rutin, seperti setiap tahun atau setiap semester.
Kegiatan ini melibatkan petugas kesehatan dari Puskesmas serta bantuan dari anggota ekstrakurikuler sekolah.
Hasil skrining disampaikan ke pihak sekolah untuk tindak lanjut, dan siswa yang memerlukan tindakan medis dapat dirujuk ke layanan kesehatan terdekat.
Skrining dapat dilaksanakan di sekolah atau di fasilitas kesehatan terdekat.
Tujuan Skrining:
- Deteksi Dini : Mendeteksi masalah kesehatan pada siswa sejak dini agar dapat segera ditangani dan mencegah komplikasi lebih lanjut.
- Pengembagan Kesehatan : Membantu menilai perkembangan kesehatan siswa dan memberikan informasi untuk pengambilan keputusan terkait kesehatan mereka.
- Pencegahan : Mencegah penyebaran penyakit menular di sekolah dan mempromosikan kebiasaan hidup sehat
- Tindak Lanjut : Memberikan saran dan rujukan bagi siswa yang membutuhkan tindakan medis lebih lanjut.
Jenis Pemeriksaan Skrining :
- Peemriksaan Fisik : Pengukuran tinggi dan berat badan, peemriksaan tekanan darah, pemeriksaan kesehatan umum (rambut, kulit, kuku) dan pemeriksaan kebersihan telinga, mata, mulut, gigi.
- Pemeriksaan Indera : Pemeriksaan ketajaman penglihatan dan pendengaran
- Pemeriksaan gigi dan mulut : Peemriksaan kesehatan gigi dan mulut, termasuk deteksi gigi berlubang dan masalah gusi.
- Pemeriksaan Status gizi : Penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan untuk menilai status gizi siswa.
- Pemeriksaan mental : Skrining kesehatan jiwa untuk mendeteksi potensi masalah mental.
- Pemeriksaan lainnya : Pemeriksaan darah, urinalisis, pemeriksaan mata, telinga, gigi dan mulut, pemeriksaan gizi dan pemeriksaan kesehatan lainnya sesuai kebutuhan.
Manfaat Skrining :
- Kesehatan siswa : Membantu meningkatkan kesehatan siswa dengan mendeteksi dini masalah kesehatan dan memberikan penanganan yang tepat.
- Prestasi Belajar : Siswa yangsehat dapat lebih fokus dan berprestasi dalam belajar
- Lingkungan Sekolah : Membantu menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan aman
- Kesehatan Masyarakat : Membantu meningkatkan kesehatan masyarakat secara keseluruhan dengan mencegah penyebaran penyakit.
DI Kota Kotamobagu, kegiatan ini sudah berjalan rutin dan dilaksanakan di sekolah-sekolah oleh Puskesmas se Kota Kotamobagu.