Selain kegiatan penimbangan, imunisasi dan pemberian makanan tambahan di posyandu, juga dilaksanakan kegiatan penyuluhan. Tim Promosi Kesehatan Puskesmas Upai melaksanakan kegiatan penyuluhan di Posyandu Buegenfile dengan Tema New Normal dan Demam berdarah Dengue, Kamis 6 Agustus 2020.
Pandemi Covid 19 belum juga berakhir, Puskesmas pun tidak henti-hentinya melaksanakan penyuluhan. Selain penyuluhan didalam gedung puskesmas dilaksanakan juga penyuluhan di luar gedung termasuk di posyandu.
Adapun item penyuluhan yang ditekankan tentang Covid 19, yaitu :
- Transmisi lokal penularan melalui udara dapat terjadi, dimana saat seseorang batuk atau bersin, droplet atau percikan cairan akan keluar dari hidung dan mulut. Partikel tersebut dapat bertahan lama di udara di sekitar orang tersebut dan kita bisa terinfeksi bila kita tidak mematuhi protokol kesehatan. Karena itu penting bagi kita untuk disiplin memakai masker dan menjaga jarak lebih dari 1 meter dari orang lain.
- Untuk masyarakat yang tidak pernah keluar rumah atau tidak pernah berpergian dan ternyata sakit dan terindikasi teriveksi Covid 19, itu terjadi karena transmisi lokal. Artinya kasus infeksi yang terjadi antar masyarakat, hanya melibatkan masyarakat. Dimana terjadi karena orang lain dalam rumah yang selalu keluar rumah, bertemu banyak orang tanpa memperhatikan protokol kesehatan, kemudian terinfeksi lalu pulang ke rumah dan bertemu atau berinteraksi dengan orang di rumah yang tidak pernah keluar, maka penularan dapat terjadi di dalam rumah.
- New Normal atau tatanan baru adalah tatanan kebiasaan dan perilaku yang berbasis pada adaptasi untuk membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat dengan memperhatikan protokol kesehatan sehingga masyarakat dapat berkatifitas kembali, namun tetap aman dari Covid 19 dan penyakit lainnya. Jadi New Normal bukan kembali ke kehidupan sebelumnya tanpa memperhatikan protokol kesehatan.
- Adanya penolakan warga yang keluarga meninggal dan pemakaman dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan. Untuk diketahui bahwa setiap pasien PDP dan yang postif Swabb Covid 19 yang meninggal harus dimakamkan sesuai protokol kesehatan. Ini untuk menghindari terjadinya penularan virus ke orang lain, mengingat bila kita terkontak dengan media seperti baju, kain atau pembungkus jenazah yang terdapat virus corona maka akan dapat menularkan ke orang lain.
- Mati karenaa komplikasi. Corona virus pasti selalu dengan komplikasi. Corona akan memperburuk daya tahan tubuh penderitanya yang pada akhirnya penyakit bawaan yang di derita pasien akan makin parah. Bukan karena corona virus yang menjadi penyebab utama tapi karena viruslah yang memperburuk kondisinya.
Jadi bila masyarakat mendengar bahwa Rumah Sakit mengada-ada dengan kasus kematian karena penyakit bawaan, dan dikatakan corona virus, itu salah !!!, silahkan cek sendiri ke Rumah Sakit, karena penegakkan diagnosa menggunakan pemeriksaan PCR atau Swabb dan bukan hanya karangan dari pihak Rumah Sakit untuk memperbanyak kasus corona karena untuk menyerap dana Covid 19.
- Jangan takut berobat ke Rumah Sakit, karena pasien dengan penyakit menular di rawat di ruangan tersendiri. Tidak digabung. Jadi bila sakit silahkan berobat ke Rumah Sakit.
Sehingga untuk pencehahan perkembangan dan penyebaran Covid 19, diharapkan agar masyarakat selalu menerapkan protokol kesehatan.
Selain penyuluhan Covid 19, pada penyuluhan Demam berdarah yang ditekankan yaitu : PSN (Pemberanttasan Sarang Nyamuk), dengan melakukan cara ”3M” yaitu Menguras dan menyikat tempat-tempat penampungan air, seperti bak mandi, drum, dan lain-lain. Menutup rapat-rapat tempat penampungan air seperti tempayan dan lain-lain. Kemudian Mengubur barang-barang bekas yang dapat menampung air hujan. Selain itu ditambah dengan cara lain yang disebut ”3M Plus”, yaitu Mengganti air vas bunga, tempat minum burung atau tempat lainnya yang sejenis minimal seminggu sekali, memperbaiki saluran dan talang air yang tidak lancar/rusak, menutup lubang pada potongan bambu/pohon dengan tanah, menaburkan bubuk Larvasida/Abate, memelihara ikan pemakan jentik di bak penampung air, serta Memasang kawat kasa.