Penyuluhan Dalam Gedung Puskesmas Motoboi Kecil dengan Tema New Normal Covid 19 dan DBD

Diposting pada 10 Agustus 2020 Dilihat 3 kali
Kembali

Puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat merupakan sarana kesehatan yang sangat penting dalam meningkatkan  derajat kesehatan masyarakat. Untuk itu peranan puskesmas hendaknya tidak hanya menjadi sarana pelayanan pengobatan dan rehabilitatif saja tetapi juga lebih ditingkatkan pada upaya promotif dan preventif. Oleh karena itu Promosi Kesehatan menjadi salah satu upaya wajib di Puskesmas.

Promosi kesehatan di Puskesmas merupakan upaya Puskesmas dalam memberdayakan pengunjung dan masyarakat baik di dalam maupun di luar Puskesmas agar berperilaku hidup bersih dan sehat untuk mengenali masalah kesehatan.

Jumat 7 Agustus 2020, Puskesmas Motoboi Kecil melaksanakan penyuluhan dalam gedung Puskesmas dengan tema New Normal Covid 19 dan Demam Berdarah dengue.

Dalam penyuluhan dengan tema New Normal Covid 19, penyuluhan lebih ditekankan ke permasalahan yang terjadi di Kota Kotamobagu. Adapun petikan penyuluhan sebagai berikut :

  1. Transmisi lokal penularan melalui udara dapat terjadi, dimana saat seseorang batuk atau bersin, droplet atau percikan cairan akan keluar dari hidung dan mulut. partikel tersebut dapat bertahan lama di udara di sekitar orang tersebut. dan kita bisa terinfeksi bila kita tidak mematuhi protokol kesehatan. karena itu penting bagi kita untuk disiplin memakai masker dan menjaga jarak lebih dari 1 meter dari orang lain.
  2. Untuk masyarakat yang tidak pernah keluar rumah atau tidak pernah berpergian dan ternyata sakit dan terindikasi terinveksi covid-19, itu terjadi karena transmisi lokal, artinya kasus infeksi yang terjadi antar masyarakat, hanya melibatkan masyarakat. dimana terjadi karena orang lain dalam rumah yang yang selalu keluar rumah, bertemu banyak orang tanpa memperhatikan protokol kesehatan, kemudian terinveksi lalu pulang ke rumah dan bertemu atau berinteraksi dengan orang di rumah yang tidak pernah keluar. maka penularan dapat terjadi didalam rumah.
  3. New normal atau tatanan baru adalah tatanan, kebiasaan dan perilaku yang berbasis pada adaptasi untuk membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat dengan memperhatikan protokol kesehatan sehingga masyarakat dapat beraktivitas kembali namun tetap aman dari covid-19 dan penyakit lainnya. jadi new normal bukan kembali ke kehidupan sebelumnya tanpa memperhatikan protokol kesehatan
  4. Adanya penolakan warga yang keluarganya meninggal dan pemakaman dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan. untuk diketahui bahwa setiap pasien pdp dan yang positif covid 19 yang meninggal harus dimakamkan sesuai protokol kesehatan. ini untuk menghindari terjadinya penularan virus ke orang lain, mengingat bila kita kontak dengan media seperti baju, kain atau pembungkus jenazah yang terdapat virus corona maka akan dapat menularkan ke orang lain.
  5. Meninggal karena komplikasi. corona virus pasti selalu dengan komplikasi. corona akan memperburuk daya tahan tubuh penderitanya yang pada akhirnya penyakit bawaan yang diderita pasien akan makin parah. bukan karena corona virus yang menjadi penyebab utama tapi karena corona viruslah yang memperburuk kondisinya.

jadi bila masyarakat mendengar bahwa rumah sakit mengada-ada dengan kasus kematian karena penyakit bawaan, dan dikatakan corona virus, itu salah !! silahkan cek sendiri ke rumah sakit, karena penegakkan diagnosa juga menggunakan pemeriksaan pcr atau swab dan bukan hanya karangan dari pihak rumah sakit untuk memperbanyak kasus corona karena untuk menyerap dana covid 19.

Diharapkan masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan

Sementara untuk tema penyuluhan Demam Berdarah lebih menekankan ke cara pencegahan DBD,

yaitu 3M Plus. Yang dimaksud 3M Plus adalah segala bentuk kegiatan pencegahan seperti :

  1. Menguras, adalah membersihkan  tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti bak mandi. Ember air, tempat penampungan air minum, penampungan air lemari es dan lain-lain.
  2. Menutup, yaitu menutup rapat-rapat tempat-tempat penampungan air seperti drum, kendi, toren air dan lain sebagainya.
  3. Memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk penular Demam Berdarah

Adapun yang dimaksud dengan 3 M Plus adalah segala bentuk kegiatan pencegahan, seperti :

  1. Menabur bubuk larvasida pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan
  2. Menggunakan obat nyamuk atau anti nyamuk
  3. Menggunakan kelambu saat tidur
  4. Memelihara ikan pemangsa jentik nyamuk
  5. Menanam tanaman pengusir nyamuk
  6. Mengatur cahaya dan ventilasi dalam rumah
  7. Menghindari kebiasaan menggantung pakaian di dalam rumah yang bisa menjadi tempat istirahat nyamuk dan lain-lain

PSN perlu ditingkatkan terutama pada musin penghujan dan pancaroba, karena meningkatnya curah hujan dapat meningkatkan tempat-tempat perkembangbiakan nyamuk penular DBD, sehingga seringkali menimbulkan kejadian luar biasa (KLB) terutama pada saat musim penghujan.

Dalam pencegahan DBD, peran serta masyarakat sangat ddiperlukan. Oleh karenanya program Pemberantasan sarang Nyamuk (PSN) dengan cara 3 M Plus harus terus dilakukan secara terus menerus dan berkelanjutan.