Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) merupakan pendekatan untuk merubah perilaku higiene dan sanitasi melalui pemberdayaan masyarakat dengan metode pemicuan. Program STBM memiliki indikator outcome dan output. Indikator ou tcome STBM yaitu menurunnya kejadian penyakit diare dan penyakit berbasis lingkungan lainnya yang berkaitan dengan sanitasi dan perilaku. Sedangkan indikatoroutput STBM adalah sebagai berikut :
- Setiap individu dan komunitas mempunyai akses terhadap sarana sanitasi dasar sehingga dapat mewujudkan komunitas yang bebas dari buang air di sembarang tempat (ODF).
- Setiap rumahtangga telah menerapkan pengelolaan air minum dan makanan yang aman di rumah tangga.
- Setiap rumah tangga dan sarana pelayanan umum dalam suatu komunitas (seperti sekolah, kantor, rumah makan, puskesmas, pasar, terminal) tersedia fasilitas cuci tangan (air, sabun, sarana cuci tangan), sehingga semua orang mencuci tangan dengan benar.
- Setiap rumah tangga mengelola limbahnya dengan benar.
- Setiap rumah tangga mengelola sampahnya dengan benar.
Dalam PERMENKES Nomor 3 Tahun 2014, strategi penyelenggaraan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) meliputi 3 (tiga) komponen yang saling mendukung satu dengan yang lain yaitu:
- Penciptaan lingkungan yang kondusif (enabling environment);
- Peningkatan kebutuhan sanitasi (demand creation);
- Peningkatan penyediaan akses sanitasi (supply improvement);
Apabila salah satu dari komponen STBM tersebut tidak ada maka proses pencapaian 5 (lima) Pilar STBM tidak maksimal. Tiga strategi ini disebut Komponen Sanitasi Total.
Dalam rangka Penilaian STBM Award Tingkat Nasional, Kota Kotamobagu mempersiapkan Desa Sia sebagai salah satu Desa yang akan di nilai. Sehingga senin 14 September 2020 Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan dan Kesjaor Dinas Kesehatan Kota Kotamobagu Ibu Dewi Aggriyani, SKM bersama Tim melaksanakan koordinasi dengan Sangadi Desa Sia untuk persiapan penilaian STBM Award Tkt Nasional di Desa sia Selain penilaian STBM Award, hal lain yang dinilai oleh Tim Penilai yaitu Kepala desa berprestasi, Sanitaria berprestasi dan Kader STBM berprestasi