Penyuluhan Covid-19 di Masyarakat Minggu II Bulan April Tahun 2020

Diposting pada 20 April 2020 Dilihat 7 kali
Kembali

Informasi hoax yang beradar di media sosial sangat banyak mengenai virus corona, sehingga masyarakat  harus di edukasi tentang apa itu virus corona dan cara pencegahannya. Pengetahuan yang diperoleh masyarakat dari penyuluhan diharapkan dapat bermanfaat untuk pencegahan virus corana buat masyarakat dan keluarganya.

Di minggu ke 2 bulan April 2020 penyuluhan Covid-19 dilaksanakan di Desa/Kelurahan wilayah Kecamatan Kotamobagu Timur

Penyuluhan dilaksanakan dilingkungan masyarakat, Kantor Desa/Kelurahan dan tempat ibadah dengan media elektronik (Pengeras suara)

Tim Promosi Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Kotamobagu begitu antusias memberikan penyuluhan Covid-19 dengan harapan masyarakat benar-benar patuh pada himbauan-himbauan yang diberikan.

Dalam penyuluhan di minggu ke 2 ini, dipaparkan informasi terkait Covid-19 sebagai berikut :

  1. Selalu mencuci tangan secara bersih dan menyeluruh dibawah air yang mengalir dengan menggunakan sabun, menghindari menyrntuj wajah khususnya area mata, hidung dan mulut apabila belum mencuci tangan
  2. Semua masyarakat dianjurkan memakai masker, baik yang sehat maupun yang sakit. Lindungi diri, gunakan masker pada saat keluar rumah. Bila semuanya memakai masker, kita terlindung sekaligus melindungi orang lain
  3. Jaga jarak saat berbicara dengan orang lain
  4. Jangan keluar rumah jika tidak ada kepentingan yang mendesak, waspadalah virus corona ada di sekitar kita, diluar banyak orang tanpa gejala yang memiliki potensi untuk menularkan virus corona.
  5. Sedapat mungkin menghindari berbagai pertemuan ataupun tempat-tempat keramaian yang dapat menyebabkan kontak langsung dengan orang-orang yang telah mengalami sakit batuk, flu, bersin-bersin, sesak napas, serta gejala-gejala virus corona.
  6. Cara penularan Corona Virus Disease 19, yaitu melalui
  • Droplets/percikan atau tetesan cairan yang berasal dari batuk dan bersin yang mengandung virus, yang berpotensi akan menyebar ke udara dan bisa langsung masuk ke tubuh orang lain jika berada dalam posisi berdekatan.
  • Kotak pribadi seperti menyentuh dan berjabat tangan
  • Menyentuh benda atau permukaan denga virus diatasnya, kemudian menyentuh mulut, hidung atau mata sebelum mencuci tangan
  1. Siapa-siapa saja yang harus ddikarantina/diisolasi : Pasien dalam pengawasan (PDP), Orang dalam pemantauan (ODP), PDP yang diperiksa untuk Covid 19 tetapi tidak dapat disimpulkan/hasil konfrimasi positif Pan-Corona Virus/beta coronavirus, kasus konfirmasi hasil laboratorium positif,
  2. Tahapan pemeriksaan terduga Covid 19, yaitu :
  • Screening awal dengan rapid tes, jika hasil negatif pemeriksaan raapid tes perlu di ulang dengan interval pada hari ke-7 – 10 hari setelahnya.
  • Bila hasil rapid tes positif dilaanjutkan dengan pemeriksaan PCR atau swab yang bisa mendeteksi langsung virus corona. Tes PCR ini yang memastikan apakah seseorang positif terinfeksi virus corona
  • Pemeriksaan penunjang lainnya adalah pemeriksaan thorax (rontgen) dan pemeriksaan laboratorium untuk memastikan apakah ada indikasi infeksi atau radang saluran nafas.
  1. Kepada masyarakat Kota Kotamobagu khususnya yang baru tiba atau 14 hari sebelumnya pernah berpergian di daerah pandemik Covid-19 / luar negeri agar segera melakukan pemeriksaan awal/screening covid-19 yang bertempat di Klinik PIE (Penyakit Infeksi Emerging) Puskesmas Motoboi Kecil dibuka setiap hari 1 x 24 jam.
  2. Bila ada anggota keluarga/kerabat/kolega yang sakit atau mengalami gejala batuk, pilek dan sesak napas segera ke Puskesmas atau ke RS terdekat. Mohon untuk jujur kepada petugas kesehatan tentang riwayat perjalanan anda agar memudahkan petugas untuk memberikan pelayanan.
  3. Jangan mengucilkan dan mencemooh warga yang terinfeksi Covid-19 karena tidak ada yang menjamin bahwa kita akan selalu sehat. Ketika terjadi kepada kita, kita juga tidak mau mengalami hal yang sama. Sehingga mari kita saling menguatkan, saling mensuport, mototabian, mototanoban, mototompian bo moohaeran
  4. Yang perlu masyarakat perhatikan adalah para warga yang baru pulang dari luar negeri atau dari daerah terjangkit, yang belum memeriksakan diri ke Poli PIE Puskesmas Motoboi Kecil, maka anjurkan mereka agar segera memeriksakan diri bila warga tersebut belum juga memeriksakan diri agar dapat dilaporkan langsung ke sangadi/lurah
  5. Orang dalam pengawasan (ODP) yang harus di karantina mandiri di rumah atau pelau perjalanan yang tidak patuh dengan anjuran, malahan hanya berkeliaran di tetangga atau kontak dengan orang lain, ini sangat berbahaya dan harusnya mereka ini wajib di waspadai maka anjurkan kembali ke rumah dan selalu memakai masker, kalau mereka tidak mentaati aturan pemerintah bisa dilaporkan kepada sangadi/lurah.
  6. Petugas medis sangat rentan tertular, karena mereka berada di garda terdepan sehingga hargailah perjuangan mereka, kerja keras mereka, kerja ikhlas mereka yang sudah mengorbankan keluarga, suami, istri dan anak-anak mereka hanya untuk menolong orang-orang yang membutuhkan uluran tangan mereka. Ketika diantara mereka ada yang harus di karantina, merekapun ikhlas, mereka tidak mengeluh dan mereka tidak menuntut apa-apa, mereka hanya memohon, ikhlaskanlah doa untuk keselamatan mereka, agar mereka akan selalu ada untuk orang-orang yang membutuhkan pertolongan mereka, maka jangan kucilkan mereka.

Marilah kita selalu berdoa meminta perlindungan Allah SWT, semoga dijauhkan dari segala marabahaya dari wabah yang mematikan ini.