Penyuluhan Covid-19 di Masyarakat Minggu III Bulan April Tahun 2020

Diposting pada 27 April 2020 Dilihat 5 kali
Kembali

Kegiatan penyuluhan Covid-19 di minggu ke 3 bulan April dilaksanakan di Desa/Kelurahan wilayah Kecamatan Kotamobagu Selatan

Penyuluhan dilaksanakan dilingkungan masyarakat, kantor Kelurahan/Desa dan tempat ibadah juga di pasar Poyowa Kecil dengan media elektronik (Pengeras suara)

Masih dengan Tim Promosi Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Kotamobagu yang sangat solid, demi untuk kesehatan masyarakat Kota Kotamobagu

Kegiatan ini banyak mendapat sambutan yang baik dari masyarakat setempat, dimana masyarakat ada yang selama ini memiliki pemahaman yang keliru tentang Covid 19 akibat asupan informasi dari media sosial tanpa mengecek sumber informasi tersebut, karena itu banyak langkah pencegahan yang diambil masyarakat juga dinilai kurang tepat.

Dalam penyuluhan di minggu ke3  ini, dipaparkan informasi terkait Covid-19 sebagai berikut :

  1. Selalu mencuci tangan secara bersih dan menyeluruh dibawah air yang mengalir dengan menggunakan sabun, menghindari menyrntuj wajah khususnya area mata, hidung dan mulut apabila belum mencuci tangan
  2. Semua masyarakat dianjurkan memakai masker, baik yang sehat maupun yang sakit. Lindungi diri, gunakan masker pada saat keluar rumah. Bila semuanya memakai masker, kita terlindung sekaligus melindungi orang lain
  3. Jaga jarak saat berbicara dengan orang lain
  4. Jangan keluar rumah jika tidak ada kepentingan yang mendesak, waspadalah virus corona ada di sekitar kita, diluar banyak orang tanpa gejala yang memiliki potensi untuk menularkan virus corona.
  5. Sedapat mungkin menghindari berbagai pertemuan ataupun tempat-tempat keramaian yang dapat menyebabkan kontak langsung dengan orang-orang yang telah mengalami sakit batuk, flu, bersin-bersin, sesak napas, serta gejala-gejala virus corona.
  6. Cara penularan Corona Virus Disease 19, yaitu melalui
  • Droplets/percikan atau tetesan cairan yang berasal dari batuk dan bersin yang mengandung virus, yang berpotensi akan menyebar ke udara dan bisa langsung masuk ke tubuh orang lain jika berada dalam posisi berdekatan.
  • Kotak pribadi seperti menyentuh dan berjabat tangan
  • Menyentuh benda atau permukaan denga virus diatasnya, kemudian menyentuh mulut, hidung atau mata sebelum mencuci tangan
  1. Siapa-siapa saja yang harus ddikarantina/diisolasi : Pasien dalam pengawasan (PDP), Orang dalam pemantauan (ODP), PDP yang diperiksa untuk Covid 19 tetapi tidak dapat disimpulkan/hasil konfrimasi positif Pan-Corona Virus/beta coronavirus, kasus konfirmasi hasil laboratorium positif,
  2. Tahapan pemeriksaan terduga Covid 19, yaitu :
  • Screening awal dengan rapid tes, jika hasil negatif pemeriksaan raapid tes perlu di ulang dengan interval pada hari ke-7 – 10 hari setelahnya.
  • Bila hasil rapid tes positif dilaanjutkan dengan pemeriksaan PCR atau swab yang bisa mendeteksi langsung virus corona. Tes PCR ini yang memastikan apakah seseorang positif terinfeksi virus corona
  • Pemeriksaan penunjang lainnya adalah pemeriksaan thorax (rontgen) dan pemeriksaan laboratorium untuk memastikan apakah ada indikasi infeksi atau radang saluran nafas.
  1. Kepada masyarakat Kota Kotamobagu khususnya yang baru tiba atau 14 hari sebelumnya pernah berpergian di daerah pandemik Covid-19 / luar negeri agar segera melakukan pemeriksaan awal/screening covid-19 yang bertempat di Klinik PIE (Penyakit Infeksi Emerging) Puskesmas Motoboi Kecil dibuka setiap hari 1 x 24 jam.
  2. Jangan mengucilkan, mencemooh dan menjauhi warga yang terinfeksi Covid-19 karena tidak ada yang menjamin bahwa kita akan selalu sehat. Kita harus menerimanya, jangan jauhi orangnya tapi jauhilah penyakitnya atau virusnya. Jangan menganggap mereka adalah orang yang berdosa, siapakah kita ? sempurnakah kita ?

Mari berempati, mari saling mendukung, mari membantu meningkatkan semangat mereka. Kektika terjadi kepada kita, kita juga tidak mau mengalami hal yang sama.

Waspada dan ikhtiar mencegah penyakit ini adalah wajib. Tapi ketakutan yang berlebihan, apalagi arogan, jangan. Hilangkan stigma negatif pada saudara kita yangsedang Allah uji. Jangan singkirkan mereka dari lingkungan ssosial kita.

Sehingga mari kita saling menguatkan, saling mensuport, Mototabian, Mototanoban, Mototompiaan bo Mooaheran.

  1. Mari kita bijak dalam berkomentar, terutama di media sosial. Saat ini mereka yang terjangkit Covid 19 telah tertekan secara psycologis. Mari kita beri dukungan dan doa. Keluarkan statement penyemangat. Jangan menyudutkan mereka, karena tidak ada satupun manusia yang menginginkan terjangkit Covid 19. Sesungguhnya jangan menghakimi mereka, jangan menyalahkan mereka, jangan menyudutkan mereka.

Kiranya masyarakat Kota Kotamobagu tidak mudah percaya berita-berita hoax atau berita yang meresahkan masyarakat sebelum ada pemberitahuan resmi dari pemerintah.

Semua akan disampaikan ke masyarakat dan tidak ada yang ditutup-tutupi, masyarakat silahkan beraktivitas sesuai anjuran dan himbauan pemerintah. Selalu berpikir postif, saling menguatkan satu dengan yang lainnya.