Evaluasi Program Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Semester I Tahun 2020

Diposting pada 07 Juli 2020 Dilihat 5 kali
Kembali

Pada hari Senin tanggal 6 Juli 2020 diselenggarakan kegiatan pertemuan Evaluasi Program Promosi Keseahtan dan Pemberdayaan Masyarakat, yang dipimpin oleh Kepala Bidang Pelayanan, Promosi dan SDK, Bapak Tofan Wahyudi Simbala, S.Farm, Apt. Pertemuan Evaluasi ini diikuti oleh  pengelola program Promosi kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kesehatan dan Pelaksana Program Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat di 5 (lima) Puskesmas se-Kota Kotamobagu, bertempat di Dinas Kesehatan Kota Kotamobagu.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Kotamobagu, Ibu dr. Tanty Korompot, M.Mkes dan Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Kotamobagu, Ibu Soemartini Soegihardjo, S.Farm, Apt.

Evaluasi diselenggarakan untuk memperoleh data dan mendapatkan informasi mengenai program promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat dengan tujuan memperbaiki program promosi kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat baik di Dinas Keasehatan Kota Kotamobagu maupun Puskesmas se-Kota Kotamobagu.

Setidaknya dengan kegiatan ini pelaksana Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan masyarakat mengetahui hasil evaluasi program Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Semester I Tahun 2020, memperbaiki pelaksanaan dan perencanaan kembali suatu program, memperbaiki perencanaan dan pelaksanaan program yang akan datang serta memperbaiki alokasi sumber dana dan sumberdaya manajemen saat ini serta di masa mendatang.

Kegiatan ini sangat diperlukan mengingat peran petugas kesehatan sangat penting dalam membina dan memfasiltasi anggota masyarakat melalui pemberdayaan program promosi kesehatan.

Adapun evaluasi program dipaparkan oleh Kepala Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayann Masyarakat, Ibu Sri Wahyuni B.P. Mokoginta, SKM, yaitu tentang :

  • Sumber daya manusia yang menunjang program
  • Dukungan anggaran dan realisasi anggaran sampai dengan semester 1 baik dari APBD maupun dari BOK
  • Sarana dan prasarana yang menunjang program
  • Capaian kegiatan penyuluhan (Penyuluhan dalam wilayah puskesmas untuk kelompok potensi, penyuluhan dalam puskesmas, penyuluhan massa oleh petugas kesehatan dan penyuluhan melalui media elektronik)
  • Kegiatan pembinaan UKBM (Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat) seperti : pembinaan Posyandu balita, posyandu lansia, posbintu PTM, Pos UKK, Pembinaan UKS, Pembinaan kesehatan tradisional, kegiatan Germas)
  • Jumlah kebijakan publik berwawasan kesehatan
  • Jumlah kebijakan tentang PHBS
  • Pokjanal UKBM aktif
  • Pemantauan pelaksanaan Posyandu selama Pandemi Covid-19

Kegiatan evaluasi program promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat ini menghasilkan beberapa kesimpulan dan kesepakatan, yaitu :

  • Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Dinkes masih membutuhkan 1 orang staf, yaitu penyuluh kesehatan dan pencegahan penyakit.
  • Kegiatan pembinaan UKS Puskesmas Kotobangon  masih harus dioptimalkan lagi dan dilaporkan ke Dinas Kesehatan
  • Jumlah kebijakan publik berwawasan kesehatan masih harus di revisi kembali untuk mendapatkan data yang akurat
  • Pokjanal UKBM aktif harus digiatkan
  • Advokasi Petugas untuk pelaksanaan Posyandu harus ditingkatkan sehubungan dengan kurangnya keterlibatan/kehadiran dari lintas sektor, Kecamatan, Sangadi/Lurah pada kegiatan Posyandu
  • Pencapaian SPM untuk point 5 masih 0 yaitu presentasi anak sekolah yang diberikan pendidikan kesehatan, karena pada masa pandemi Covid-19 sekolah diliburkan sehingga belum dapat dilaksanakan.
  • Masih ada beberapa kegiatan yang harus dilaksanakan untuk mencapai SPM Kesehatan
  • SPM Kesehatan masih rendah karena pengaruh pandemi Covid-19 yang menyebabkan kegiatan belum bisa berjalan.
  • Data target belum di rinci ke Desa/kelurahan sehingga data yang di Puskesmas masih mengacu pada data tahun sebelumnya

Dengan dilaksanakannya rekomendasi tersebut diharapkan capaian program promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat di semester berikutnya akan lebih baik.