Demam berdarah dangue merupakan penyakit yang paling banyak ditemukan di daerah tropis.
Penyakit ini sangat popular pada saat musim penghujan, karena nyamuk penyebar virus dangue dapat hidup pada suhu yang relative rendah dan kelembapan udara yang tinggi.
Hal itulah yang menyebabkan penyakit ini lebih popular pada saat musim hujan dibanding musim kemarau.
GIAT :
Publikasi tentang Demam Berdarah Dengue, Pemberantasan sarang Nyamuk (PSN) dan Fogging di Kelurahan Molinow,
Oleh Tim
Kamis, 15 April 2021.
Yuks !!! biasakan ber Perilaku Hidup Bersih dan Sehat.
Lakukan 3 M PLUS untuk Cegah Demam Berdarah Dengue :
1. Menguras (membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, penampungan air lemari es, dll)
2. Menutup (Menutup rapat tempat-tempat penampungan air seperti bak mandi maupun drum, dll). Menutup juga dapat diartikan sebagai kegiatan mengubur barang bekas di dalam tanah agar tidak membuat lingkungan semakin kotor dan dapat berpotensi menjadi sarang nyamuk.
3. Memanfaatkan kembali limbah barang bekas yang bernilai ekonomis (daur ulang).
PLUS-Nya :
- Memelihara ikan pemakan jentik nyamuk
- Menggunakan obat anti nyamuk
- Memasang kawat kasa pada jendela daan ventilasi
- Gotong royong membersihkan lingkungan
- Periksa tempat-tempat penampungan air
- Meletakkan pakaian bekas pakai dalam wadah tertutup
- Membersihkan larvasida pada penampungan air yang susah di kuras
- Memperbaiki saluran dan talang air yang tidak lancar
- Menanam tanaman pengusir nyamuk.
#Kotamobagu Pasti BISA.