Penyakit tidak menular (PTM) menjadi penyebab kematian dan kecacatan terbesar di Indonesia. Padahal sebenarnya, hal ini dapat dicegah dengan melakukan skrining risiko PTM sejak dini dan menerapkan gaya hidup sehat seperti yang di kampanyekan dalam Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas)
Hal ini mendorong Seksi Pengendalian Penyakit (P2) Dinas Kesehatan Kota Kotamobagu melaksanakan deteksi dini faktor risiko Penyakit Tidak Menular di desa/kelurahan dengan sasaran Usia 15 – 59 tahun
Tujuan kegiatan ini yaitu untuk mendeteksi secara dini penyandang penyakit tidak menular sehingga proses pengobatan dengan mudah dapat teratasi dengan baik. Deteksi dini ini meliputi hipertensi, hiperglikemi, hiperkolesterol serta menindaklanjuti secara dini faktor risiko yang ditemukan melalui konseling kesehatan dan segera merujuk ke fasilitas pelayanan kesehatan.
Deteksi yang dilaksanakan selama 6 bulan ini ( bulan Juli – Desember) tahun 2019 oleh pengelola program Dinas Kesehatan Kota Kotamobagu (Hariyanti Sutardjo, SKM) melakukan juga pemeriksaan gula darah, kolesterol, asam urat dan pengukuran tekanan darah, berat badan, tinggi badan serta lingkar perut.
Dengan kegiatan ini maka diharapkan dapat menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat penyakit tidak menular