Pertemuan Penguatan Kegiatan Prioritas Gerakan Masyarakat Hidup Sehat di Kota Kotamobagu.
Pelaksana : Dinas Kesehatan Kota Kotamobagu.
Bertempat di : Restourant Lembah Bening Kelurahan Sinindian.
Senin, 4 Oktober 2021
Kegiatan di buka oleh : Assisten 2 Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Kotamobagu.
Note :
Tujuan Pelaksanaan
- Membangun komitment bersama dalam pelaksanaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat di Kota Kotamobagu.
- Menyamakan persepsi tentang pelaksanaan gerakan masyarakat hidup sehat dalam rangka untuk mendukung pencapaian derajat kesehatan masyarakat yang optimal.
Peserta kegiatan ini terdiri dari :
- Organisasi Perangkat Daerah Kota Kotamobagu.
- Kementerian Agama Kota Kotamobagu
- BPJS Cabang Kota Kotamobagu
- Tim Penggerakan PKK Kota Kotamobagu
- Organisasi Kesehatan
- RSUD Kota Kotamobagu
- Puskesmas se Kota Kotamobagu
- Lintas Program Dinas Kesehatan Kota Kotamobagu
Narasumber pada kegiatan ini, berasal dari :
- Bapelitbangda Kota Kotamobagu
- Dinas Kesehatan Kota Kotamobagu
Indonesia tengah menghadapi tantangan serius berupa beban ganda penyakit. Perubahan gaya hidup masyarakat ditengarai menjadi salah satu penyebab terjadinya pergeseran pola penyakit. Pada era 1990-an, penyebab kematian dan kesakitan terbesar adalah penyakit menular seperti infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), tuberkulosis (TBC) dan diare.
Namun sejak tahun 2010, penyakit tidak menular (PTM) seperti stroke, jantung dan kencing manis memiliki proporsi lebih besar di pelayanan kesehatan. Karena itu, Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) menjadi momentum bagi masyarakat guna membudayakan pola hidup sehat.
Meningkatnya Penyakit Tidak Menular dapat menurunkan produktivitas sumber daya manusia, bahkan kualitas generasi bangsa. Hal ini berdampak pula pada besarnya beban pemerintah karena penanganan Penyakit Tidak Menular.
Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) merupakan suatu tindakan sistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan dan kemampuan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup dengan tujuan menurunkan beban penyakit menular dan penyakit tidak menular, baik kematian maupun kecacatan, menghindarkan terjadinya penurunan produktivitas penduduk, menurunkan beban pembiayaan pelayanan kesehatan karena meningkatnya penyakit dan menghindarkan peningkatan beban finansial penduduk untuk kesehatan membutuhkan biaya yang besar. Pada akhirnya, kesehatan akan sangat mempengaruhi pembangunan sosial dan ekonomi.
Kegiatan utama yang dilakukan dalam Germas sesuai Intruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2017 adalah : peningkatan aktivitas fisik, peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat, penyediaan pangan sehat dan percepataan perbaikan gizi, peningkatan pencegahan dan deteksi dini penyakit, peningkatan kualitas lingkungan dan peningkatan edukasi hidup sehat.
Prinsip Gerakan masyarakat hidup sehat adalah kerjasama multisektor, karena sektor kesehatan saja tidak dapat melakukan itu sendiri. Untuk itu kita perlu bergerak bersama-sama melakukan penerapan gerakan masyarakat hidup sehat. Masyarakat tidak bisa bergerak kalau keluarga dan individu tidak bergerak.
Indikator RPJMN 2020 – 2024 diantaranya adalah menerapkan kebijakan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat dengan kriteria memliki Kebijakan Germas sesuai dengan Inpres Nomor 1 Tahun 2017; Gerakan melibatkan lintas sektor, swasta, mitra potensial dan upaya kesehatan bersumberdaya masyarakat; Melaksanakan penggerakan masyarakat minimal 4 kali dalam setahun.
Kota Kotamobagu telah mempunyai Kebijakan Germas yaitu Keputusan Walikota Kotamobagu Nomor 161 Tahun 2021 Tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat di Kota Kotamobagu dan juga Keputusan Walikota Kotamobagu Nomor 162 Tahun 2021 Tentang Forum Komunikasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Tingkat Kota Kotamobagu.
Yang belum ada yaitu komitment bersama lintas sektor, instansi dan profesi terkait dalam penggerakan dan pembudayaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat di Kota Kotamobagu. Keterlibatan mungkin sudah ada tetapi komitment bersama untuk mencapai satu tujuan yang belum ada.
Untuk itulah dilaksanakan kegiatan Prioritas Gerakan Masyarakat Hidup Sehat di Kota Kotamobagu.